Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dokumen Akreditasi Puskesmas, BAB 9 Peningkatan Mutu Klinis Dan Keselamatan Pasien

Perencanaan adalah: suatu proses kegiatan secara urut yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia secara berhasil   guna dan berdaya guna.

Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) diartikan sebagai proses penyusunan rencana kegiatan Puskesmas pada tahun yang akan datang, dilakukan secara sistematis untuk mengatasi masalah atau sebagian masalah kesehatan masyarakat diwilayah kerjanya.

BAB 9 Peningkatan Mutu Klinis Dan Keselamatan Pasien


Perencanaan Puskesmas mencakup semua kegiatan upaya Puskesmas yang dilakukan di Puskesmas baik dalam menjalankan fungsi penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) maupun Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama, UKM baik esensial, maupun pengembangan sebagai rencana Tahunan Puskesmas yang dibiayai oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah serta sumber dana lain.


Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) memperhatikan berbagai kebijakan yang berlaku, baik secara  global,  nasional  maupun  daerah  sesuai  dengan hasil kajian data dan informasi yang tersedia di Puskesmas. Puskesmas perlu memperƟmbangkan masukan dari masyarakat melalui kajian maupun asupan dari lintas sektoral Puskesmas.

Rencana Usulan Kegiatan harus dilengkapi usulan pembiayaan  untuk  kebutuhan  rutin,  sarana,  prasarana dan operasional Puskesmas. RUK yang disusun merupakan RUK tahun mendatang (H+1). Penyusunan RUK tersebut dilakukan pada bulan Januari tahun berjalan (H) berdasarkan hasil kajian pencapaian kegiatan tahun sebelumnya (H-1) dan diharapkan proses penyusunan RUK telah selesai dilaksanakan di Puskesmas pada akhir bulan Januari tahun berjalan (H). RUK kemudian dibahas di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota selanjutnya terangkum dalam usulan Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota akan diajukan ke DPRD untuk memperoleh persetujuan pembiayaan dan dukungan politis.

Setelah mendapatkan persetujuan, selanjutnya diserahkan ke Puskesmas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Berdasarkan alokasi biaya yang telah disetujui tersebut, secara rinci RUK dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan kegiatan (RPK). Penyusunan RPK dilaksanakan pada bulan Januari tahun berjalan dalam forum Lokakarya Mini yang pertama.

Pedoman/ panduan adalah:   kumpulan ketentuan dasar yang memberi arah langkah-langkah yang harus dilakukan. Pedoman merupakan dasar untuk menentukan dan melaksanakan kegiatan. Panduan adalah petunjuk dalam melakukan kegiatan, sehingga   dapat   diartikan   pedoman   mengatur   beberapa hal, sedangkan panduan hanya mengatur 1 (satu) kegiatan. Pedoman/ panduan dapat diterapkan dengan baik dan benar melalui penerapan SOP.

Mengingat sangat bervariasinya bentuk dan isi pedoman/ panduan  maka  FKTP  menyusun/membuat  sistematika buku pedoman/ panduan sesuai kebutuhan.

BACA JUGA : 

Dokumen Akreditasi Puskesmas
  1. BAB 1 Penyelenggara Pelayanan Puskesmas ( PPP ) DISINI
  2. BAB 2 Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas ( KMP ) DISINI
  3. BAB 3 Peningkatan Mutu Puskesmas ( PMP ) DISINI
  4. BAB 4 Upaya Kesehatan Masyarakat Yang Berorientasi Sasaran ( UPMBS ) DISINI
  5. BAB 5 Kepemimpinan Dan Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat ( KMUKM ) DISINI
  6. BAB 6 Sasaran Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat ( SKUKS ) DISINI
  7. BAB 7 Layanan Klinis Yang Berorientasi Pasien ( LKBP ) DISINI
  8. BAB 8 Manajemen Penunjang Layanan Klinis ( MPLK ) DISINI
  9. BAB 9 Peningkatan Mutu Klinis Dan Keselamatan Pasien ( PMKKP ) DISINI
Dokumen Akreditasi Puskesmas
BAB 9 Peningkatan Mutu Klinis Dan Keselamatan Pasien, Download DISINI
  • BAB 9.1 Tanggung jawab tenaga klinis
  • BAB 9.2 Pemahaman mutu layanan klinis
  • BAB 9.3 Pengukuran mutu layanan klinis
  • BAB 9.4 PMKP

Posting Komentar untuk "Dokumen Akreditasi Puskesmas, BAB 9 Peningkatan Mutu Klinis Dan Keselamatan Pasien"

bukti akreditasi lengkap

Berlangganan via Email